Antara Filsafat dan Ilmu Pengetahuan: Kedudukan, Fungsi, dan Hubungannya
Keywords:
epistemologi reflektif, ontologi ilmu terapan, aksiologi teknologi kritis, dialektika pengetahuan, model integrasi filsafat-sains, keberlanjutan epistemikAbstract
Studi ini menganalisis integrasi filsafat dan sains dalam konteks perkembangan sains modern, yang ditandai dengan dominasi pendekatan empiris, percepatan transformasi teknologi, dan meningkatnya kompleksitas isu etika dan sosial. Kesenjangan penelitian terletak pada kecenderungan studi sebelumnya untuk membahas hubungan antara filsafat dan sains secara parsial—baik dari aspek historis, epistemologis, ontologis, atau aksiologis—tanpa membangun kerangka kerja integratif yang secara simultan menyatukan ketiganya dalam mengatasi tantangan kontemporer seperti kecerdasan buatan, digitalisasi, dan krisis keberlanjutan. Urgensi penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk mengembalikan fungsi filsafat sebagai landasan reflektif dan normatif dalam mengarahkan perkembangan sains sehingga tidak hanya menghasilkan pengetahuan yang valid secara empiris tetapi juga bertanggung jawab secara etis dan sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual integratif yang menempatkan filsafat dan sains sebagai sistem dialektis yang saling mengoreksi, melengkapi, dan mengarahkan satu sama lain melalui sinergi dimensi epistemologis, ontologis, dan aksiologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan studi literatur dengan teknik pengambilan sampel bertujuan dan teoretis pada sekitar 42 literatur ilmiah terkemuka (2019–2025) yang dianalisis menggunakan metode analisis isi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat berfungsi sebagai landasan konseptual dan normatif, sedangkan sains bertindak sebagai sistem verifikasi empiris; hubungan antara keduanya bersifat dialektis dengan pola siklus refleksi filosofis–produksi ilmiah–inovasi teknologi–dampak sosial–evaluasi etika–reorientasi filosofis. Temuan juga menunjukkan bahwa hanya sekitar 22% literatur sebelumnya yang secara eksplisit mengkaji integrasi komprehensif antara filsafat dan sains, sehingga memperkuat kebaruan penelitian ini. Dengan demikian, integrasi keduanya menjadi mekanisme fundamental dalam membangun pengetahuan yang tidak hanya valid secara ilmiah, tetapi juga bermakna secara filosofis dan berorientasi pada keberlanjutan sosial.
References
A Hilwa Syauqy Mazidah, Puteri Mayla Ramzhi, Siti A’yunuttazkiyah, & Yunus Abu Bakar. (2025). Integrasi Filsafat, Manusia, dan Pendidikan dalam Perspektif Islam: Tinjauan Ontologis, Epistimologis, dan Aksiologis. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 2(4), 196–211. https://doi.org/10.62383/aktivisme.v2i4.1468
Andris, A. K. (2023). Hubungan Etika Dengan Cabang Ilmu Filsafat. SAINT PAUL’S REVIEW, 3(1), 13–25. https://doi.org/10.56194/spr.v3i1.34
Fadli, M. R. (2021). Hubungan Filsafat dengan Ilmu Pengetahuan dan Relevansinya Di Era Revolusi Industri 4.0 (Society 5.0). Jurnal Filsafat, 31(1), 130. https://doi.org/10.22146/jf.42521
Hidayat, R. (2024). Harmonisasi Pengetahuan: Menelusuri Interaksi Islam dan Filsafat dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan: MENELUSURI INTERAKSI ISLAM DAN FILSAFAT DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN. EL-FIKR: Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam, 5(1), 37–53. https://doi.org/10.19109/el-fikr.v5i1.21680
Lestari, R. D., & Zuhri Yaqin, M. (2025). Harmoni Filsafat, Sains dan Pendidikan: Dinamika Intelektual dalam Merajut Pemahaman Menuju Kemajuan Peradaban. Journal on Education, 7(2), 10438–10446. https://doi.org/10.31004/joe.v7i2.8062
Lubis, A. H., & Karneli, Y. (2024). Filsafat dan Ilmu Pengetahuan: Menggali Keterkaitan antara Pemikiran Filosofis dan Penemuan Ilmiah dalam Perkembangan Peradaban. 8.
Munte, W. (n.d.). PERANAN FILSAFAT ILMU TERHADAP PENGARUH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI.
Muzakir, K. (n.d.). FILSAFAT SEBAGAI DASAR PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN.
Neneng Sri Wahyuni, Didin Komarudin, & Much Rifki. (2024). Pendekatan Filsafat Ilmu Terhadap Metode Ilmiah(Studi Epistemologi, Etika, Dan Inovasi). Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi. https://doi.org/10.59818/jpi
Novitri, D., Fikri, A., Amalia, F. F., & Syahputra, H. (2025). Filsafat Yunani Kuno dan Klasik. 5.
Pebriani Yusnia Herman, Y. K. (2025). Kajian Deskriptif Tentang Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Dalam Filsafat Ilmu. https://doi.org/10.5281/ZENODO.15554024
Priyambodo, M. A., & Sayehu, S. (2024). Kegunaan Filsafat dalam Segala Disiplin Ilmu. At-Tadris: Journal of Islamic Education, 3(2). https://doi.org/10.56672/attadris.v3i2.427
Rahman, Z. D., Sarmain, S., Al Faqih, S., Fauzi, A., & Hidayat, W. (2024). MENGGALI ARTI, MAKNA, DAN HAKIKAT FILSAFAT ILMU: RELEVANSI EPISTEMOLOGI DALAM DINAMIKA PENGETAHUAN MODERN. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(3), 477–486. https://doi.org/10.34125/jmp.v9i3.695
Rosita Dongoran, Amelia Rahima Hasibuan, Nabilah Mahmud Sibuea, M.Fikri Pratama, & Muhammad Raihan. (2024). Kontribusi Filsafat Ilmu dalam Penelitian Ilmiah dan Kehidupan Sosial. Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 1(3), 332–349. https://doi.org/10.62383/amandemen.v1i3.414
Selfi Okta Rahmadini, Salwa Apriliza, & Fadhila Isfa. (2025). Implikasi Filsafat Ilmu dan Relevansinya dalam Kehidupan Sehari-Hari. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 216–225. https://doi.org/10.61132/jmpai.v3i2.991
Syukri, A. (n.d.). FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN.
Syukur, M., & Sari, R. N. (2024). Peran Ilmu Filsafat dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SAINT PAUL'S REVIEW

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



